oleh

Dari Entrepreneur menjadi Infopreneur

-INFORMASI-51 views
Yudha MAR

Di mana “pengusaha” adalah kata lama dan orang-orang cukup mengenalnya, “infopreneur” adalah terminologi yang cukup baru bagi banyak orang. Infopreneur adalah kombinasi dua kata dari “pengusaha” dan “informasi”. Sejak kemajuan teknologi telah terjadi, telah membuka peluang bagi para infopreneur yang menjual produk digital atau item informasional di web. Faktanya, dapat diterima bahwa infopreneur adalah wirausahawan yang memanfaatkan dunia digital menjual produk seperti e-book, menulis buku, membuat website, update blog, menawarkan webinar, e-course, serta kelas online.

Setiap wirausahawan bisa menjadi infopreneur karena bergantung pada keahliannya. Banyak infopreneur memanfaatkan keterampilan mereka saat melakukan outsourcing untuk tugas-tugas yang tidak ia kuasai.

Ada perbedaan tertentu antara wirausahawan dan infopreneur dalam menjalankan bisnis. Peluang online jelas berbeda dari pengusaha yang mengambil risiko kepemilikan bisnis melalui kemampuan manajemen. Infopreneur memanfaatkan praktik pasar secara maksimal dan dinilai mampu menampung banyak pelanggan dibandingkan dengan pengusaha. Alasannya terletak pada memiliki akses ke berbagai platform online di mana infopreneur bertemu lebih banyak pelanggan daripada dalam kasus bisnis fisik yang dijalankan oleh pengusaha.

Namun, baik wirausahawan maupun infopreneur membutuhkan kualitas fundamental yang serupa dalam pengambilan risiko, determinasi, dan kepercayaan diri. Bahkan tujuannya serupa dengan bisnis lain, yaitu menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi dan terus memasukkan ide-ide baru.

Ada gerakan bertahap yang terlihat dari kewirausahaan menjadi infopreneurship karena lebih sedikit modal yang dibutuhkan dalam domain ini. Modal intelektual dianggap perlu untuk inovasi dan kreativitas untuk memanfaatkan kemajuan teknologi sepenuhnya. Waktu dan energi tidak terbuang percuma untuk mempekerjakan karyawan kecuali pekerjaan tersebut dialihdayakan dan seseorang tidak memiliki kontak yang mapan. Risikonya sedikit lebih tinggi bagi seorang infopreneur karena sulit untuk mendapatkan ide dan menjadikannya bisnis yang sukses pada awalnya. Mempertimbangkan risiko lain seperti risiko finansial, hukum dan sosial yang paling tidak dimiliki seorang infopreneur. Lebih jauh, infopreneur memiliki lebih banyak kebebasan dan fleksibilitas waktu dibandingkan dengan pengusaha.

Seorang infopreneur biasanya mengerjakan sendiri seluruh pekerjaannya dimulai dengan mempublikasikan informasi ke dalam format elektronik. Dengan bantuan penyedia layanan yang menyalin informasi dengan biaya minimum sehingga infopreneur dapat menjual produk akhir kepada kliennya. Infopreneur umumnya pandai dalam pemasaran online dan itulah alasan dasar kesuksesan mereka. Mereka mengetahui dasar-dasar untuk menghasilkan lalu lintas yang akan meningkatkan penjualan online mereka. Mereka juga copywriter yang luar biasa dan ini adalah keterampilan utama yang mereka gunakan untuk meningkatkan keuntungan mereka.

Di era perkembangan dan perkembangan teknologi saat ini, pengetahuan sangat penting karena infopreneur cukup menjadi pusat perhatian dengan kecepatan tercepat menuju sukses dengan berbagi informasi dan menjual informasi di internet. Ini memang gelombang baru dalam menjalankan bisnis dengan menyesuaikan kecepatan teknologi dan meraih peluang baru.

Semoga Rangkaian kata dan kalimat Dari Entrepreneur menjadi Infopreneur
yang saya racik di dapur saya dengan bumbu spesial untuk rekan rekan pembaca Dari Entrepreneur menjadi Infopreneur
dapat dijadikan tuntunan dan bermanfaat untuk kita semua. jangan lupa mari kita saling berbagi. © MAR

Nilai Kata & Kalimat

Komentar

Berikan Komentarmu

News ToDay