oleh

Ini Tiga Prediksi Pasar E-Commerce Indonesia di 2021 Versi Shopee

-BISNIS-38 views
Yudha MAR

Jakarta, Beritasatu.com – Tren belanja di dunia online untuk bisnis dan konsumen memicu Shopee, platform e-commerce di Asia Tenggara dan Taiwan, menguraikan tiga prediksi utama untuk pasar e-commerce Indonesia di 2021 dalam bidang pembayaran, logistik, dan digitalisasi.

“2020 adalah tahun yang sangat transformatif untuk e-commerce. Konsumen diharuskan mengikuti regulasi social distancing dan beraktivitas di rumah, sehingga mereka beralih ke platform online untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari serta mencari hiburan dan interaksi. Hal ini menyebabkan belanja online berkembang dari sekedar pengalaman transaksional menjadi pengalaman yang lebih sosial, dimana platform e-commerce mengintegrasikan lebih banyak elemen interaktif, seperti game dan live streaming untuk mengajak pengguna berpartisipasi. Dengan kemajuan teknologi, peningkatan penetrasi internet, serta pertumbuhan pesat populasi anak muda yang melek teknologi, kami berharap e-commerce memainkan peran penting dalam memfasilitasi pemenuhan kebutuhan, bersosialisasi, dan berbisnis,” ucap Direktur Shopee Indonesia Handhika Jahja dalam keterangan resmi, Senin (8/2).

Berikut tiga prediksi utama pasar e-commerce Indonesia di 2021. Pertama, peningkatan penetrasi pembayaran digital. Pembayaran digital adalah metode transaksi terfavorit untuk e-commerce, dan dengan semakin terbiasanya masyarakat dengan e-commerce, akan mulai mendorong pergerakan pembayaran non-tunai ke ranah offline.

Shopee pun melihat peningkatan sebesar empat kali lipat dalam jumlah total transaksi yang menggunakan ShopeePay di seluruh negara tempat Shopee beroperasi. Peningkatan terbesar yang tercatat berasal dari pengguna yang berusia di atas usia 50 tahun, yang merupakan bukti kemudahan penggunaan ShopeePay, mengingat pengguna di kelompok usia ini biasanya lebih sulit untuk beradaptasi dengan pembayaran digital.

Sementara pemerintah telah bergerak menuju masyarakat non-tunai, pandemi telah mempercepat kebutuhan tersebut di wilayah dimana sebagian besar transaksi konsumen masih menggunakan uang tunai. Sejalan dengan pembatasan pergerakan dan upaya social distancing yang berkelanjutan, konsumen dan bisnis semakin merangkul pembayaran digital untuk kenyamanan dan keamanan yang lebih baik.

Selain penggunaan ShopeePay dalam aplikasi, jumlah pedagang offline yang menggunakan ShopeePay juga meningkat sembilan kali lipat di tahun 2020, termasuk mitra seperti Alfamart, McDonald’s dan Chatime.

Kedua, logistik menjadi bagian terdepan. Logistik akan menjadi semakin penting karena konsumen semakin mengandalkan platform e-commerce dan memiliki harapan besar untuk pengiriman yang lebih efisien.

Peningkatan permintaan sangat signifikan terlihat pada kategori kebutuhan sehari-hari dan rumah tangga. Di Indonesia, Shopee melihat peningkatan lebih dari 4,5 kali lipat untuk pengiriman produk makanan dan kesehatan dari gudang Shopee.

Mitra brand dan penjual perlu memanfaatkan teknologi secara efektif untuk memastikan bahwa paket dikirim tepat waktu dan hemat biaya. Salah satu cara untuk mencapai ini adalah dengan memanfaatkan jaringan platform e-commerce yang luas dan terintegrasi. Shopee juga melihat lebih banyak brand yang memanfaatkan infrastruktur logistiknya secara efisien dengan peningkatan 3 kali lipat dalam produk dari mitra brand yang dikirim dari gudang pada tahun 2020.

Ketiga, mitra brand dan penjual akan mengimplementasikan strategi ritel yang inovatif. Pandemi mendorong bisnis, dari brand premium hingga pengusaha mikro, untuk segera menerapkan strategi digital agar dapat terus menjangkau pelanggan di tengah kondisi saat ini.

Ketika berjualan online menjadi sumber pendapatan yang lebih besar bagi brand dan penjual, platform e-commerce perlu beradaptasi dan berkolaborasi dengan brand dan penjual ini untuk menerapkan strategi ritel inovatif guna membantu mereka mengajak pelanggan untuk berpartisipasi dan mengembangkan online presence.

Saat ini, ada lebih dari 20.000 brand global dan lokal terkemuka di Shopee Mall yang menawarkan pengguna berbagai pilihan produk resmi dari barang sehari-hari hingga produk premium. Shopee bekerja sama dengan brand-brand ini untuk terus mendorong batasan dan menciptakan pengalaman belanja yang baru, menarik, dan unik.

“Saya sangat yakin bahwa negara kami memiliki potensi dalam menciptakan jalur baru ke depannya untuk menghubungkan bisnis dan konsumen dengan lebih baik. Kami akan terus berinovasi untuk tetap menjadi yang terdepan dengan mengikuti tren yang berkembang, dan mendorong pertumbuhan e-commerce di tahun 2021 dan seterusnya,” tutup Handhika.

Sumber: BeritaSatu.com

wow,.. luar biasa rekan rekan, anda hebat karena telah membaca Ini Tiga Prediksi Pasar E-Commerce Indonesia di 2021 Versi Shopee, semoga ini bisa jadi manfaat untuk kita semua.

Jangan lupa, Tinggalkan jejak bintang rekan rekan dibawah ya dan tanggapi cerita tentang Ini Tiga Prediksi Pasar E-Commerce Indonesia di 2021 Versi Shopee ini.

Terimakasih ya,…. #MAR

Nilai Kata & Kalimat

Komentar

Berikan Komentarmu

News ToDay