oleh

Jangan remehkan hal-hal yang terlihat sederhana

-SUKA-58 views
Yudha MAR
Kabar dari Yudha MAR siang ini diinfokan bahwa Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil) Kemenag Sumsel menggelar Uji Kompetensi Pemetaan Jabatan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) di MAN 3 Palembang, 8-9 Februari 2021. Kegiatan ini dibuka Kakanwil Kemenag Sumsel, Mukhlisuddin, Senin (8/2), serta diikuti 217 Kepala KUA se-Sumsel.Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sumsel, Abadil, dalam laporannya menuturkan, kegiatan ini bertujuan sebagai proses penilaian sesuai persyaratan, termasuk hasil uji kompetensi, difokuskan untuk menjamin akuntabilitas dalam pengembangan Kepala KUA sesuai dengan standar kompetensi jabatan Kementerian Agama.

“Peserta dibagi dua angkatan. Angkatan pertama 105 penghulu dengan tugas tambahan Kepala KUA dan angkatan kedua berjumlah 112 penghulu dengan tugas tambahan kepala KUA. Pelaksanaan Uji Kompetensi tetap memperhatikan protokol kesehatan. Setiap peserta wajib membawa hasil rapid antigen, serta telah dilaksanakan visitasi lapangan dan mendapatkan persetujuan Tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sumsel,” jelas Abadil.

Kakanwil Kemenag Sumsel, Mukhlisuddin, dalam arahannya berpesan kepada para peserta agar tidak meremehkan hal-hal yang terlihat sederhana. Sebagai contoh saat menyanyikan lagu Indonesia Raya, jangan sampai ada yang tidak fokus. Namun harus berdiri tegap dan bernyanyi dengan sungguh-sungguh.

“Ini sebagai bentuk disiplin dan cara kita menghargai pengorbanan para pahlawan yang telah berjuang dengan harta, darah, dan airmata dalam meraih dan mempertahankan kemerdekaan,” tutur Mukhlisuddin.

Mukhlisuddin melanjutkan, melalui uji kompetensi ini akan terlihat nilai dan kompetensi yang dimiliki Kepala KUA. Bagaimana caranya memimpin, bagaimana memperhatikan performance, serta bagaimana bekerja dengan profesional dan proporsional.

“Ada tiga kompetensi yang harus dimiliki Kepala KUA. Pertama adalah kompetensi manajerial, yang diukur dari tingkat pendidikan, pelathan struktural, atau manajemen dan pengalaman kepemimpinan. Kedua kompetensi teknis yang diukur dari tingkat dan spesialisasi pendidikan, pelatihan teknis fungsional dan pengalaman bekerja secara teknis kemampuan dalam membaca Alquran dan maknanya. Termasuk berkaitan dengan fiqih munakahat, serta kemampuan berkomunikasi dengan Bahasa Arab dan Inggis. Ketiga adalah kompetensi sosial kultural. Kompetensi ini diukur dari pengalaman kerja berkaitan dengan masyarakat majemuk dalam hal agama, suku, dan budaya sehingga memiliki wawasan kebangsaan,” beber Mukhlisuddin.(ety)

Terimakasih sudah membaca rangkaian kata 217 Kepala KUA se-Sumsel Ikuti Uji Kompetensi ini, semoga dapat bermanfaat untuk kita semua. ©

Nilai Kata & Kalimat

Komentar

Berikan Komentarmu

News ToDay