Harga Stabil, Produksi Berkurang – ~ Terbaru Tepercaya

SUKA51 views
Yudha MAR

Yudha MAR, RUPIT – Meski harga karet masih tinggi di kisaran Rp9.000/kg, namun petani di Muratara masih mengeluh. Pasalnya, saat ini banyak tanaman karet milik masyarakat di awal tahun mengalami penyakit gugur daun sehingga mengurangi jumlah produksi.

Agung, petani asal Desa Jadimulya, Kecamatan Nibung menuturkan harga karet di desa mereka masih cukup stabil, di kisaran Rp9.000/kg untuk karet bulanan dengan kadar kering 60 persen ke atas. Sedangkan untuk karet mingguan dengan kadar kering 40 persen hanya dihargai Rp7000/kg.

“Ya sekarang harga karet masih stabil tapi sekarang lagi musim gugur daun. Banyak batang karet tidak ada daunnya karena meranggas, jadi produksi karet berkurang,” kata Agung, Ahad (7/2). Dia menimpali, kondisi penyakit gugur daun yang menyerang tanaman karet ini cukup sulit diantisipasi.

Bahkan petani hanya melakukan cara alakadar untuk menjaga agar tanaman karet mereka tidak mati. “Paling dikasih kapur dolomit supaya tanahnya gembur dan PH tanah stabil. Untuk obat obatan lain tidak kami gunakan, karena sulit mengatasi penyakit gugur daun,” ujarnya.

Petani mengungkapkan, kondisi penyakit gugur daun ini biasanya cukup lama berlangsung, bahkan bisa mencapai 6-9 bulan. “Karena daunnya meranggas tentunya karet yang disadap berkurang. Biasanya kalau 3 hari bisa dapat karet 1 pikul (100 kg), sekarang bisa sampai satu minggu baru dapat satu pikul,” timpalnya. (cj13)



Terimakasih sudah membaca rangkaian kata Harga Stabil, Produksi Berkurang – Yudha MAR Terbaru Tepercaya ini, semoga dapat bermanfaat untuk kita semua.

©

Nilai Kata & Kalimat

Berikan Komentarmu